SELAMAT DATANG DI LAMAN PARSADAAN MARGA MANDAILING

Munculnya marga Parinduri dari perkembangan Rangkuti

Munculnya marga Parinduri dari perkembangan Rangkuti
Parinduri ini ada selompok marga Rangkuti yang pindah dari Runding pergi ke hulu Aek Singolot yang berhulu kedolok Sorik Marapi, air sungainya adalah air berlerang. Setelah mereka berada disana, pekerjaan mereka adalah membuat kapur dari langkitang (siput). Cara membuat kapur ini dibakar dan dikipas dengan penampi, dalam bahasa daerah Mandailing mengkipas api tadi supaya tetap menyala disebutkan “mamatpat” kemudian kemudian kapur sirih itu dinamakan “soda” maka disebutkanlah mamatpat soda. Justeru karena mamatpat soda itu dengan induri (bahasa Indonesianya penampi), oleh sebab itulah mereka dinamakan “par-induri” dan sebutan mereka parinduri itu menjadi marga mereka yaitu Parinduri.Benar marga Rangkuti tidak ada di  Tanah Batak Utara, seperti marga Pulungan dan Nasution, ketiga-tiganya marga ini hanya ada di Mandailing, namun kalau diteliti dengan logika sejarah Pulungan masih ada di Utara yaitu Datu Pulungan Tua di Tanah Batak Utara, dengan demikian juga Lubis yaitu di Haunatas dan Habinsaran.
Bagaimana dengan marga Rangkuti? Menurut asal-usul nama Raja Parapat dihubungkan dengan lintas perjalan Utara ke Selatan Tapanuli sebagai mana diuraikan sebelumnya, apalag dengan pengakuan seluruh marga Parapat di Batak Utara, bahwa Raja Parapat adalah adik mereka yang hilang dari sana, beratlah dugaan bahwa Rangjuti berasal dari mara Parapat salah satu kesatuan di dalam Borbor Marsada. Namun demikian kalau kiranya masih ada versi lain yang lebih dapat mengemukakan argumentasi dan fakta-fakta yang meyakinkan tentang dari mana Asal-Usul Rangkuti ke Runding Mandailing, tentu saja akan menambah pembendaharaan pengetahuan sebagai penyelidikan selanjutnya bagi kita maupun generasi mendatang.


-------------------------

Artikel terkait:





0 comments:

Post a Comment

 
MARGA RANGKUTI By Pena Kimia ||| Website Design By Abdurriadi Rangkuti, S. Pd © 2012